Skip to main content

Windows 10 Warning: 250M Account Trojan Can Disable Windows Defender

Trickbot is not a new threat, but it is an evolving one. The latest twist of the banking Trojan knife as far as Windows 10 users are concerned is the addition of new methods to not only evade but actually disable Windows Defender security protection. As  reported  on July 14 in  Forbes , Trickbot is a particularly stealthy banking Trojan that has been around since 2016. Since then, it was thought to have compromised no less than 250 million email accounts in an effort to distribute the malware payload. That payload includes the stealing of online banking credentials and cryptocurrency wallets. Microsoft has always been front and center as far as Trickbot attack campaigns are concerned, with weaponized Word and Excel files being a favored approach. The  latest campaign  is targeting Windows 10 users and implementing a highly detailed and convincing, but fake nonetheless, Office 365 page to prompt for browser updates that install the Trojan itself. Disab...

Tips Menulis Artikel



Mungkin tips ini sedikit membantu bagi yang mengalami kesulitan dalam penulisan artikel.

Cara Menulis: paragraf awal (Lead)
1. Teras berita --yaitu alinea pertama sebuah berita-- hendaknya ringkas. Maksimal 35 kata.
2. Teras berita hendaknya ditulis dalam satu atau dua kalimat saja.
3. Hindari memulai teras berita dengan unsur berita "when" (kapan) atau "where" (di mana), kecuali keduanya merupakan unsur terpenting. Kebanyakan teras berita dimulai dengan unsur "who" (siapa) dan "what" (apa).

Poin 3 ini sering dilanggar, khususnya di situs-situs atau media internal instansi/perusahaan. Kita sering menemukan berita dimulai dengan: Pada hari Senin tanggal 21 Maret 2017 telah diadakan sosialisasi program baru di Kantor Departemen Sosial .

Jika merujuk pada poin 3 di atas, penulisan yang benar: Kanwil Anu mengadakan sosialisasi program baru di Kantor Departemen Sosial , Senin (21/3/2017).

Jadi, awali kalimat di alinea pertama berita dengan unsur WHO. Rumusnya: SIAPA melakukan APA, DI MANA, KAPAN, KENAPA, BAGAIMANA.

4. Hindari mengawali alinea berita dengan “there” (ada) atau “this” (ini).

5. Dalam alinea berita tentang peristiwa yang akan terjadi, unsur waktu, hari (tanggal), dan tempat biasanya ditempatkan di akhir paragraf.

6.  Dalam alinea berita tentang peristiwa yang sudah lalu, hari (tanggal) kejadian biasanya muncul sebelum atau sesudah kata kerja (verb). Kadang-kadang hari (tanggal) ditulis di akhir awal kalimat pertama atau paragraf, jika teras beritanya hanya satu kalimat.

Poin 5 dan 6 di atas sesuai dengan kaidah tata bahasa Indonesia dalam penulisan kalimat: SPOK. Subjek, Predikat, Objek, Keterangan (Waktu & Tempat).

7. Gunakan alinea kutipan dan pertanyaan secara hemat (kadang-kadang saja).
8. Lima poin pertama di atas merupakan cara terbaik dalam membuat alinea berita.

Cara Menulis Berita: Isi (Body)
9.  Tulis isi berita (detail setelah alinea awal) dalam paragraf pendek. Maksimum 60 kata atau kurang dari 10 baris.
10. Paragraf  yang terdiri dari satu sampai tiga kalimat lebih disukai pembaca.
11. Tiap paragraf hanya berisi satu ide.
12. Ingat, paragraf pendek mendorong pembaca untuk melanjutkan membaca.

Poin 9-12 ini kian penting dalam penulisan naskah berita di media online agar ramah mudah dipindai (scannable) dan ramah pengguna/pembaca (user friendly).

Cara Menulis Berita: Penyuntingan (Editing)
13. Hilangkan kata "bahwa" bila memungkinkan.

Penggunaan atau penilisan kata bahwa termasuk melanggar kaidah bahasa jurnalistik. Kata "bahwa" (that) tidak diperlukan agar hemat kata (ringkas).

Misalnya, Bupati mengatakan bahwa longsor disebabkan hujan. Ubah menjadi: Bupati mengatan longsor disebabkan hujan.

14. Untuk berita “past event” (peristiwa yang sudah terjadi), tulis “Jumat”, BUKAN “Jumat lalu”. Untuk “future event” (peristiwa yang akan terjadi), tulis “Jumat”, BUKAN “Jumat depan” atau “Jumat mendatang”.

Poin 14 ini sering dilanggar wartawan. Sangat sering kita menemukan, misalnya, digelar 5 Maret lalu atau diselenggarakan 12 Maret mendatang.

15. Hilangkan kata-kata seperti "ketika ditanya" dan "menyimpulkan". Ini transisi yang lemah. Langsung laporkan/tuliskan saja yang dikatakan narasumber.
16. Selalu periksa (double-check) ejaan nama. Jangan salah menulis nama!
17. Periksa angka.
18. Pastikan kata "hanya" ditempatkan dengan benar dalam sebuah kalimat. Penulisan kata "hanya" bisa mengubah makna kalimat.

Satu kata dalam berita bisa mengubah makna sekaligus melangar kode etik jurnalistik poin "tidak mencampurkan opini dan fakta". Kata "hanya" termasuk opini.

19. Tulis. Tulis ulang. Revisi. Tulisa ulang. Revisi. Edit. Revisi. Edit. Edit. Jangan langsung publikasi atau kirim ke editor setelah selesai menulis berita. Versi pertama naskah berita TIDAK cukup langsung naik cetak (publikasi).

Ada ungkapan: tidak ada tulisan hebat, hanya penulisan ulang yang hebat (there is no great writing, only great rewriting).

20. Baca naskah berita dengan keras untuk “menangkap” konstruksi kalimat yang tidak logis.

Cara Menulis Berita: Grammar
21. Gunakan kata ganti “mereka” untuk merujuk pada sebuah tim atau grup.
22. Pastikan kata kerja atau frasa lainnya "paralel" atau sama dalam struktur ketika muncul dalam cerita atau daftar.

Contoh: Dia suka berkebun, memancing, dan berburu. Api menewaskan sedikitnya 12 orang, melukai 60 lainnya, dan memaksa puluhan warga melompat dari jendela.

23. Gunakan kata ganti orang ketiga (ia, dia, mereka). Sangat langka menggunakan kata ganti orang pertama (saya, Anda). Jangan pula menulis kata “beliau”, tulis “ia”.

Kata “beliau” biasanya hanya digunakan untik kata ganti para nabi, khususnya Nabi Muhammad Saw .

24. Gunakan “kata berpasangan” dengan baik: “baik… maupun…”, “jika…. maka…”.

Contoh: “Baik pihak perusahaan maupun karyawan datang” (sebaiknya sih, lebih hemat begini: “Pihak perusahaan dan karyawan datang”.

25. Gunakan kalimat aktif, bukan kalimat pasif. “Pemerintah menaikkan harga BBM”, bukan “Harga BBM dinaikkan pemerintah”. “Majelis Taklim mengadakan pengajian”, bukan “Pengajian diadakan Majelis Taklim”.

Cara Menulis Berita: Lain-Lain
26. Jika ragu-ragu, tinggalkan (When in doubt, leave it out). Informasi yang meragukan, apalagi tidak dapat dikonfirmasi, tinggalkan --jangan diberitakan.

27. Hindari kata-kata vulgar, cabul, kasar, berbau SARA (menyinggung suku, agama, ras, antargolongan), dan stereotip.

28. Hindari identifikasi ras, kecuali bila penting untuk komunikasi.
29. Kebanyakan kata keterangan (adverb) tidak diperlukan.
30. Kebanyakan kata sifat (adjectives) tidak diperlukan.

Cara Menulis Berita: Tanda Baca
31. Gunakan koma setelah “menurut…”. Misalnya, “Menurutnya, korupsi terjadi karena keserakahan”.
32. Tidak ada koma di antara waktu, tanggal, dan tempat. Kecelakaan itu terjadi pukul 04:32 WIB Senin (21/6) di Tel Aviv.

33. Bila ragu-ragu tentang penggunaan koma, tinggalkan saja!

Cara Menulis Berita: Kutipan dan Atribusi
Kutipan berfungsi sebagai penguat, penegas, atau fakta. Dalam berita radio dikenal dengan istilah soundbait. Di berita televisi disebut clip.

34. Gunakan atribusi hanya sekali per paragraf.

35. Atribusi diperlukan dalam berita opini –keterangan pemerintah, pendapat ahli, atau ucapan narasumber. Atribusi juga diperlukan dalam kutipan langsung dan kutipan tidak langsung.

36. "Kata" adalah kata terbaik untuk atribusi. Kata lain dapat digunakan, tetapi harus secara akurat, mewakili bagaimana sesuatu dikatakan.

“Partai korup harus dihukum,” kata pengamat politik. “Tapi apakah rakyat suka menghukum?” imbuhnya.

Di akhir kutipan langsung, kata-kata yang biasa digunakan a.l. katanya, ucapnya, ujarnya, tandasnya, tambahnya, imbuhnya, pungkasnya.

Cara Menulis Berita: Struktur Kalimat
37. Hindari menggunakan kata yang sama dua kali dalam kalimat.
38. Jumlah optimum kata yang digunakan dalam sebuah kalimat adalah 14 sampai 16 kata. Rata-rata pembaca tidak bisa memahami kalimat dengan lebih dari 40 kata.

39. Ubah satu kalimat panjang menjadi dua atau tiga kalimat yang lebih pendek. Prinsipnya, lebih baik banyak kalimat tapi pendek-pendek daripada satu kalimat panjang.

40. Jika kalimat panjang harus digunakan, tempatkan kalimat pendek sebelum dan sesudahnya.
41. Jangan memulai atau mengakhiri kalimat dengan kata "namun". Kata “namun” ditempatkan “dalam” sebuah kalimat –karena ia “kata sambung”.

Tips Menulis Berita: Ejaan
42. Gunakan "Periksa Ejaan" ("Spell Check") di komputer.
43. Periksa ejaan yang benar di Kamus Bahasa.

Cara Menulis Berita: Kosakata
44. Gunakan kata-kata sederhana --umum dan mudah dipahami. Jangan pernah memaksa pembaca buka kamus.

45. Hindari jargon atau istilah teknis (ilmiah) kecuali 95 persen atau lebih pembaca akan memahaminya. Jika jargon teknis digunakan dan tidak akan dipahami oleh mayoritas pembaca, pastikan jelaskan setiap istilah yang digunakan.

46. Jangan pernah katakan "kemarin" atau "besok" tanpa disertai tanggal agar  tidak membingungkan pembaca, kecuali untuk berita radio dan televisi.

47. Kadang-kadang informasi tidak dapat diverifikasi. Jika ada keraguan tentang nama seseorang, tulis "polisi mengidentifikasi orang itu sebagai John Smith" atau “dia menyebutkan namanya John Smith".

Comments

Popular posts from this blog

SmartBillions Challenges Hackers with 1,500 Ether Reward, Gets Hacked and Pulls Most of It Out

SmartBillions, a so-called fully decentralized and transparent lottery system, managed by an Ethereum smart contract, recently challenged hackers to get through its smart contract’s security, and added a 1,500  Ether  ($450,000) reward to be collected by anyone that managed to compromise it. The goal was to demonstrate “the SmartBillions lottery smart contract’s comprehensive security.” Initially, according to a  press release , the prize was to be collected by any hacker that managed to break into the smart contract and withdraw the funds, as a way to prove how serious the team took investor protection. The team stated: “The development team is so confident in their product and its security that they will risk their own funds (1500 ETH), to demonstrate its safety.” A few days later, the issued challenge seemingly backfired, as a hacker did manage to compromise the smart contract. The hacker, according to a  Reddit thread , essentially managed to game th...

Windows 10 Warning: 250M Account Trojan Can Disable Windows Defender

Trickbot is not a new threat, but it is an evolving one. The latest twist of the banking Trojan knife as far as Windows 10 users are concerned is the addition of new methods to not only evade but actually disable Windows Defender security protection. As  reported  on July 14 in  Forbes , Trickbot is a particularly stealthy banking Trojan that has been around since 2016. Since then, it was thought to have compromised no less than 250 million email accounts in an effort to distribute the malware payload. That payload includes the stealing of online banking credentials and cryptocurrency wallets. Microsoft has always been front and center as far as Trickbot attack campaigns are concerned, with weaponized Word and Excel files being a favored approach. The  latest campaign  is targeting Windows 10 users and implementing a highly detailed and convincing, but fake nonetheless, Office 365 page to prompt for browser updates that install the Trojan itself. Disab...

How To Convert DEB Packages Into Arch Linux Packages

We already learned how to  build packages for multiple platforms , and how to  build packages from source . Today, we are going to learn how to convert DEB packages into Arch Linux packages. You might ask,  AUR is the large software repository on the planet, and almost all software are available in it. Why would I need to convert a DEB package into Arch Linux package? True! However, some packages cannot be compiled (closed source packages) or cannot be built from AUR for various reasons like error during compiling or unavailable files. Or, the developer is too lazy to build a package in AUR or s/he doesn’t like to create an AUR package. In such cases, we can use this quick and dirty method to convert DEB packages into Arch Linux packages. Debtap – Convert DEB Packages Into Arch Linux Packages For this purpose, we are going to use an utility called  “Debtap” . It stands  DEB   T o  A rch (Linux)  P ackage. Debtap is available in AUR, so yo...